ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN MASA REMAJA RENTANG USIA 12-18 TAHUN
Keywords:
Perkembangan Remaja, Manajemen Kelas, Strategi Pembelajaran, Psikologi Pendidikan, Pendidikan Berbasis Siswa.Abstract
Masa remaja (usia 12–18 tahun) merupakan fase transisi krusial yang ditandai dengan perubahan radikal pada aspek fisik, intelektual, dan sosial, yang berdampak langsung pada proses pembelajaran di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif ketiga dimensi perkembangan remaja tersebut serta merumuskan implikasi strategisnya dalam konteks pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis konsep teoretis perkembangan individual dan mengontekstualisasikannya ke dalam dunia pedagogi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pematangan fisik remaja yang memicu kerentanan citra diri memerlukan ruang afirmasi positif di sekolah. Pada aspek intelektual, transisi ke tahap operasional formal menuntut pergeseran model pembelajaran menuju metode berbasis siswa (student-centered learning), seperti problem-based learning dan project-based learning untuk mengasah pemikiran kritis dan metakognitif. Sementara itu, dominasi orientasi kelompok teman sebaya (peer group) dalam perkembangan sosial remaja dapat dioptimalkan melalui metode diskusi kelompok, kegiatan ekstrakurikuler, dan organisasi siswa. Kesimpulannya, pemahaman holistik terhadap karakteristik perkembangan remaja sangat esensial bagi pendidik dalam merancang kurikulum, strategi pembelajaran, dan program bimbingan yang adaptif guna mendukung keberhasilan akademik serta psikososial peserta didik.
Downloads
References
Desmita. (2012). Psikologi perkembangan peserta didik. PT Remaja Rosdakarya.
Elkind, D. (1967). Egocentrism in adolescence. Child Development, 38(4), 1025–1034. https://doi.org/10.2307/1127100
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.
Hurlock, E. B. (1980). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). McGraw-Hill.
Kohlberg, L. (1976). Moral stages and moralization: The cognitive-developmental approach. In T. Lickona (Ed.), Moral development and behavior (pp. 31–53). Holt, Rinehart and Winston.
Monks, F. J., Knoers, A. M. P., & Haditono, S. R. (2006). Psikologi perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Gadjah Mada University Press.
Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2014). Experience human development (13th ed.). McGraw-Hill Education.
Piaget, J. (1972). Intellectual evolution from adolescence to adulthood. Human Development, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.1159/000271225
Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Yusuf, S. (2014). Psikologi perkembangan anak dan remaja. PT Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 RAIVAN PANGARIBUAN, WINDI YOVITA SIAHAAN, ANGGUN ROSSA PANJAITAN, ANGELINA MANURUNG, SADRACH BASTANTA SITEPU, LASMA NATALINA SITORUS, MELDA VEBY MUNTHE

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







