ANALISIS PENERAPAN BUDAYA 5S ( SENYUM, SAPA, SALAM, SOPAN, SANTUN ) DALAM PENGUATAN KARAKTER DI SD SWASTA HKI 3 PEMATANGSIANTAR

Authors

  • Lastiurida Siburian Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD
  • Eiren Florida Simamora Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD
  • Yurianti Simanihuruk Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD
  • Jerniawati Sinaga Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD
  • Meliza Azhari Sitanggang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD
  • Wawan Arianto Lingga Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD
  • Felik Simbolon Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD
  • Maria Barus Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Program Studi PGSD

Keywords:

Budaya 5S; Penguatan Karakter.

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara komprehensif implementasi Budaya 5S yang berfokus pada nilai-nilai etika sosial (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) sebagai upaya strategis dalam penguatan karakter peserta didik di SD Swasta HKI 3 Pematangsiantar. Latar belakang studi ini adalah pentingnya menanamkan kebiasaan baik dan interaksi sosial yang positif sejak dini di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap interaksi harian antara siswa, guru, dan staf, serta wawancara mendalam untuk menggali persepsi dan tantangan dalam membudayakan 5S tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Swasta HKI 3 Pematangsiantar telah menerapkan Budaya 5S ini secara aktif, dengan penekanan yang kuat pada aspek Salam dan Sapa yang terinstitusionalisasi pada kegiatan penyambutan pagi hari. Guru berperan sebagai model utama, dan terdapat korelasi positif antara konsistensi guru dalam menerapkan 5S dengan tingkat adopsi perilaku yang sama oleh siswa. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga kesinambungan dan kedalaman penerapan, terutama pada aspek Sopan dan Santun yang memerlukan internalisasi nilai agar tidak hanya menjadi ritual formal. Secara keseluruhan, penerapan 5S terbukti efektif dalam menciptakan atmosfer sekolah yang lebih hangat, ramah, dan membentuk dasar etika sosial yang kuat pada siswa, menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang kondusif untuk pengembangan karakter.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hidayati, E., & Mustofa, A. 2022. Peran Budaya Sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 12-25.

Koesoema, D. 2010. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.

Prasetyo, A., & Rivasintha, E. 2015. Pendidikan Karakter, Retrieved Februari 24, 2020,

Siregar, T. A., Nasution, R., & Saragih, L. B. 2024. Analisis Penerapan Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan Santun) dalam Penguatan Karakter. Jurnal Pendidikan Dasar dan Karakter, 8(2), 45-60.

Sujana, I., & Suartini, A. A. 2020. Penanaman Nilai Etika Sosial Melalui Pembiasaan di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(1), 101-112.

Suyanto. 2009. Urgensi Pendidikan Karakter. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Kementrian Pendidikan Nasional

Downloads

Published

30-11-2025

How to Cite

Lastiurida Siburian, Eiren Florida Simamora, Yurianti Simanihuruk, Jerniawati Sinaga, Meliza Azhari Sitanggang, Wawan Arianto Lingga, Felik Simbolon, & Maria Barus. (2025). ANALISIS PENERAPAN BUDAYA 5S ( SENYUM, SAPA, SALAM, SOPAN, SANTUN ) DALAM PENGUATAN KARAKTER DI SD SWASTA HKI 3 PEMATANGSIANTAR. Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI), 3(4), 60–68. Retrieved from https://jurnal.migascentral.com/index.php/p3ji/article/view/389