PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN METODE PROBLEM POSING DENGAN METODE EKSPOSITORI DI KELAS VII SMP NEGERI 3 PEMATANGSIANTAR

Authors

  • Erika Yusnita Damanik Universitas Negeri Medan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Keywords:

Problem Posing; Ekspositori; Hasil Belajar; Matematika.

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan hasil belajar siswa yang menggunakan metode problem posing dengan metode ekspositori pada pokok bahasan operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 3 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2021/2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 3 Pematangsiantar. Sedangkan yang menjadi sampel dalam dalam penelitian ini ada 2 kelas yang terdiri dari kelas VII3 sebanyak 39 orang dan kelas VII4 sebanyak 40 orang. Untuk memperoleh data tentang perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode problem posing dengan yang menggunakan metode ekspositori digunakan tes prestasi. Untuk mengetahui apakah data berasal dari populasi data yang bervarians sama atau berbeda maka digunakan uji homogenitas . Jika dk pembilang 38 dan pembilang 39, ternyata diperoleh Fhitung lebih kecil dari Ftabel (1.06911<1.715) sehingga dengan demikian data yang menggunakan metode problem posing dan menggunakan metode ekspositori adalah homogen. Untuk mengetahui ada tidaknya perbandingan hasil belajar yang menggunakan metode problem posing dan menggunakan metode ekspositori digunakan uji student (t). Jika dk = 77, ternyata diperoleh thit lebih besar dari ttabel (4.55585 < 1.99). Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada pokok bahasan operasi hitung bentuk aljabar lebih baik dengan menggunakan metode problem posing. Hal ini  dapat dilihat dari hasil rata-rata, simpangan baku dan varians yang diperoleh oleh kelas VII3 SMP (eksperimen ) yaitu = 14,282; S = 2,11447; S2 = 4,471, dengan rentangan skor antara 0 – 20. Hasil belajar siswa pada pokok bahasan operasi hitung bentuk aljabar kurang baik dengan menggunakan metode diskusi. Hal ini dapat dilihat dari hasil rata-rata, simpangan baku dan varians yang diperoleh oleh kelas VII4 SMP (kontrol) yaitu = 12,15; S = 2,04501; S2 = 4,18205, dengan rentangan skor antara 0 – 20. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajarkan  menggunakan metode problem posing dengan metode ekspositori pada pokok bahasan  operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 3 Pematangsiantar  T.A 2021/2022.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.M, Sardiman, 2008. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar:Grafindo, Jakarta.

Arikunto,S .2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Djamarah B. Syaiful. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta. Jakarta.

Euis Tati Darnati, 2001, Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar Melalui Pendekatan Problem Posing pada Pembelajaran Matematika, Pelangi Pendidikan. Vol. 4. No. 1. Hal. 4-8.

Lewis Theodore, dkk. 2013. Problem Posing-adding a creative Increment to Tecnology Problem Solving. Jurnal of Industrial Teacher Education. Vol. 36. No. 1. (http://www.ut.ac.Id/oL.supp/)

Simbolon, Hotman. 2009. Statistika. Yogyakarta: Graha Ilmu

Wena, Made, 2009. Strategi Pembelajaran inovatif Kontemporer: Bumi Aksara, Jakarta Timur.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Erika Yusnita Damanik. (2024). PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN METODE PROBLEM POSING DENGAN METODE EKSPOSITORI DI KELAS VII SMP NEGERI 3 PEMATANGSIANTAR. Pande Nami Jurnal (PNJ), 2(2), 29–35. Retrieved from https://jurnal.migascentral.com/index.php/pnj/article/view/240